Begitu aku menyebutnya, karena sosoknya bukan tersusun dari darah dan daging. Uhm.. Bukan, bukan juga jiwa putih yang mengisi rangka belulangnya. Ia tersusun dari sepenuhnya rasa kalah, jiwa pengecut, dan sedikit sari kecoak. Iya, kecoak, binatang yang berkubang di sampah dan saluran pembuangan, karena memang seperti itu bau nya, bau sampah, busuk dan menjijikan.
Lelaki adalah nama genus dan kata2 yang mengikutinya adalah spesiesnya, bagian yang membedakan Ia dari jenis lainnya seperti lelaki baik, lelaki Cinta, lelaki ayah. Ia termasuk jenis yang paling buruk. Jenis gagal yang keberadaan nya sama dengan kecoak, tidak penting, bau, tapi tetap ada.
Seperti kecoak, mungkin karena sedikit sarinya telah menyusun Ia, kehadirannya merusak pemandangan dan tidak diinginkan, bagian yang membedakan hanya kecoak dapat diinjak hingga lumat dan tak lagi ada, sementara Ia terlalu besar untuk ukuran sepatu manapun yang bersikeras ingin menginjaknya. Seperti komponen penyusunnya, jiwa pengecut merupakan hal yang melekat erat pada rangka belulang Ia. Tampil selayaknya pengecut yang menggunakan daun pintu untuk menghindari masalah yang dibuatnya dan memanfaatkan kaki tangan untuk menganiaya tubuh yang tidak bersalah, menginjak, menyeret, hingga lebam dan ruam, demi menimbun jejak kesalahannya. Rasa kalah mengisi ruang kosong yang tersisa dalam rangka belulang Ia, seperti itu pula bentuknya kekalahan telak yang tak mampu diterimanya namun kerap kali membuntuti punggungnya, tak pernah ada kemenangan walau setengah kali pun dalam hidupnya. Sehingga Ia rampas ijazah seorang wisudawan yang berarti nyawa dan dirobeknua hingga menjadi serpihan debu.
Ironi adalah pengawal setianya, sehingga tak pernah ada indah dalam hidupnya, hingga hanya sumpah serapah yang dituainya dari sekelilingnya. Semua itu direguk hingga kembung dan semakin jelas lah jenis spesies yang menggambarkannya.
Hanya ada kelam dalam niat Ia hingga tak sedikitpun kebaikan terbersit di dalamnya. Tak ada hati di dada Ia hinga segala kejahatan yang dilakukan Ia tidak akan pernah memunculkan iba, sebab rangka belulang hidup itu hanya tersusun dari tiga hal, sepenuhnya rasa kalah, jiwa pengecut, dan sedikit sari kecoak.
Sama seperti kecoak yang tak langsung mengepak sayap jijiknya menyebrangi ruangan. Ia juga tak langsung memunculkan sisi jelas spesies yang dimiliki, butuh waktu yang tepat hingga muncul sisi itu, sisi kejam berbalut bau busuk sanpah yang menyengat. Demikian penampakan luar yang mampu menipu, Ia dapat tampil dalam berbagai wujud, termasuk wujud seorang calon dokter spesialis bedah. Semoga butuh waktu duapuluh dekade untukmu mencapai gelar agung itu
Hati-hati teman

haha enyeku sayang akhirnya dibuka matamu……balas dengan senyum yah…i told you since 1st place….this fag is ruin a year of 4 year our relationship…thanks god ur strong n we always pray yah…I Love You !!!
Onyooook
iyaaa.. I will b strong n keep fighting for us
I love u too onyook.. Now n forever :*