<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Simply Me</title>
	<atom:link href="http://simplyuchie.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://simplyuchie.wordpress.com</link>
	<description>catatan ga penting gadis manis narsis yang akhirna menjadi penting ^^</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 01:38:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='simplyuchie.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/dade8bae8fe371b4be616e91d2e9f770?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>Simply Me</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://simplyuchie.wordpress.com/osd.xml" title="Simply Me" />
	<atom:link rel='hub' href='http://simplyuchie.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>aku dan lelaki bangsat</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2012/01/18/aku-dan-lelaki-bangsat-2/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2012/01/18/aku-dan-lelaki-bangsat-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2012 11:26:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku dan Mereka]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://simplyuchie.wordpress.com/?p=393</guid>
		<description><![CDATA[Begitu aku menyebutnya, karena sosoknya bukan tersusun dari darah dan daging. Uhm.. Bukan, bukan juga jiwa putih yang mengisi rangka belulangnya. Ia tersusun dari sepenuhnya rasa kalah, jiwa pengecut, dan sedikit sari kecoak. Iya, kecoak, binatang yang berkubang di sampah dan saluran pembuangan, karena memang seperti itu bau nya, bau sampah, busuk dan menjijikan. Lelaki [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=393&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Begitu aku menyebutnya, karena sosoknya bukan tersusun dari darah dan daging. Uhm.. Bukan, bukan juga jiwa putih yang mengisi rangka belulangnya. Ia tersusun dari sepenuhnya rasa kalah, jiwa pengecut, dan sedikit sari kecoak. Iya, kecoak, binatang yang berkubang di sampah dan saluran pembuangan, karena memang seperti itu bau nya, bau sampah, busuk dan menjijikan.</p>
<p><span id="more-393"></span></p>
<p>Lelaki adalah nama <em>genus</em> dan kata2 yang mengikutinya adalah spesiesnya, bagian yang membedakan Ia dari jenis lainnya seperti lelaki baik, lelaki Cinta, lelaki ayah. Ia termasuk jenis yang paling buruk. Jenis gagal yang keberadaan nya sama dengan kecoak, tidak penting, bau, tapi tetap ada.</p>
<p>Seperti kecoak, mungkin karena sedikit sarinya telah menyusun Ia, kehadirannya merusak pemandangan dan tidak diinginkan, bagian yang membedakan hanya kecoak dapat diinjak hingga lumat dan tak lagi ada, sementara Ia terlalu besar untuk ukuran sepatu manapun yang bersikeras ingin menginjaknya. Seperti komponen penyusunnya, jiwa pengecut merupakan hal yang melekat erat pada rangka belulang Ia. Tampil selayaknya pengecut yang menggunakan daun pintu untuk menghindari masalah yang dibuatnya dan memanfaatkan kaki tangan untuk menganiaya tubuh yang tidak bersalah, menginjak, menyeret, hingga lebam dan ruam, demi menimbun jejak kesalahannya. Rasa kalah mengisi ruang kosong yang tersisa dalam rangka belulang Ia, seperti itu pula bentuknya kekalahan telak yang tak mampu diterimanya namun kerap kali membuntuti punggungnya, tak pernah ada kemenangan walau setengah kali pun dalam hidupnya. Sehingga Ia rampas ijazah seorang wisudawan yang berarti nyawa dan dirobeknua hingga menjadi serpihan debu.</p>
<p>Ironi adalah pengawal setianya, sehingga tak pernah ada indah dalam hidupnya, hingga hanya sumpah serapah yang dituainya dari sekelilingnya. Semua itu direguk hingga kembung dan semakin jelas lah jenis <em>spesies</em> yang menggambarkannya.</p>
<p>Hanya ada kelam dalam niat Ia hingga tak sedikitpun kebaikan terbersit di dalamnya. Tak ada hati di dada Ia hinga segala kejahatan yang dilakukan Ia tidak akan pernah memunculkan iba, sebab rangka belulang hidup itu hanya tersusun dari tiga hal, sepenuhnya rasa kalah, jiwa pengecut, dan sedikit sari kecoak.</p>
<p>Sama seperti kecoak yang tak langsung mengepak sayap jijiknya menyebrangi ruangan. Ia juga tak langsung memunculkan sisi jelas <em>spesies</em> yang dimiliki, butuh waktu yang tepat hingga muncul sisi itu, sisi kejam berbalut bau busuk sanpah yang menyengat. Demikian penampakan luar yang mampu menipu, Ia dapat tampil dalam berbagai wujud, termasuk wujud seorang calon dokter spesialis bedah. Semoga butuh waktu duapuluh dekade untukmu mencapai gelar agung itu <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hati-hati teman <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/393/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/393/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/393/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=393&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2012/01/18/aku-dan-lelaki-bangsat-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perempuan tanpanya</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2012/01/15/perempuan-tanpanya/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2012/01/15/perempuan-tanpanya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 15 Jan 2012 09:47:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebongkah Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[ngekngok ku]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>
		<category><![CDATA[terima kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://simplyuchie.wordpress.com/?p=385</guid>
		<description><![CDATA[Saat saat itu tiba, saat perpisahan tak lagi mampu diusir, saat selamat tinggal menoreh tajam diantara Perempuan dan Cinta. Maka saat itu tak lagi ada kata yang mampu terucap, hanya linangan airmata bisu. Hadiah terperih hari ini, tahun ini. Hanya linangan airmata bisu&#8230;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=385&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat saat itu tiba, saat perpisahan tak lagi mampu diusir, saat selamat tinggal menoreh tajam diantara Perempuan dan Cinta. Maka saat itu tak lagi ada kata yang mampu terucap, hanya linangan airmata bisu. Hadiah terperih hari ini, tahun ini.</p>
<p><span id="more-385"></span></p>
<p>Hanya linangan airmata bisu&#8230;</p>
<p><a href="http://simplyuchie.files.wordpress.com/2012/01/20120115-044753-pm.jpg"><img src="http://simplyuchie.files.wordpress.com/2012/01/20120115-044753-pm.jpg?w=500" alt="20120115-044753 PM.jpg" class="alignnone size-full" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/385/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=385&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2012/01/15/perempuan-tanpanya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://simplyuchie.files.wordpress.com/2012/01/20120115-044753-pm.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20120115-044753 PM.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku dan 2012</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2012/01/02/aku-dan-2012/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2012/01/02/aku-dan-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Jan 2012 04:55:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku dan Gila]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[bosan]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://simplyuchie.wordpress.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Jemari ini sempat bergetar saat menyadari bahwa decitan tuts ini tak lagi berlari si angka 2011. Sempat terbersit, &#8220;apa lagi yang telah terlewat setahun ini?&#8221; tapi hanya hening dan deru masa lalu yang menjawabnya. Saat menoleh pada pendaran iCalendar yang tampak hanya angka 2012 yang tersenyum penuh kemenangan. Mgkn dalam hatinya ia terbahak, ia muncul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=383&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jemari ini sempat bergetar saat menyadari bahwa decitan tuts ini tak lagi berlari si angka 2011. Sempat terbersit, &#8220;apa lagi yang telah terlewat setahun ini?&#8221; tapi hanya hening dan deru masa lalu yang menjawabnya. Saat menoleh pada pendaran iCalendar yang tampak hanya angka 2012 yang tersenyum penuh kemenangan. Mgkn dalam hatinya ia terbahak, ia muncul sementara tiap mahluk yang memandangnya justru telah menambah satu kerutan lagi di wajahnya.</p>
<p><span id="more-383"></span></p>
<p>Setahun lagi telah berlalu. Bertambah melahirkan angka baru di belakang empat digit tahun. Muncul sebagai tanda kemudaan tanggal, tapi justru menuakan yang memandangnya. Apakah tahun ini akan lebih baik? Tidak ada yang tau. </p>
<p>Setiap mahluk yang kerutan wajahnya bertambah hari ini terlalu sibuk menulis dunia resolusi. Meneruskan resolusi tahun kemarin yang tertunda sejak tahun kemarin lusa. Sibuk memandang dunia tahun baru yang dianggap begitu indah. Sibuk kembali membuka mata setelah terlalu banyak menelan kembang api langit hari kemarin lusa.</p>
<p>Semua sibuk. Namun dengan senyum sumringah bahwa hari ini bukan senin yang biasa. Hari ini senin pertama 2012. Lewat sudah tahun lalu bersamanya membasuh semua sedih dan pilu yang sempat terlukis.</p>
<p>Saat kepala ini sudah bersih dari penat perih dan derita. Tulisan ini pun tumpah begitu saja, mengalir tanpa mampu ditahan, meluapkan smua emosi yang menjadi momok tahun lalu. Sehingga pada selasa pertama 2012 sudah ad aku yang baru yang lebih baik.</p>
<p>Tak ada manusia sempurna. Tak ada aku yang sempurna. Tak ada asa yang sempurna. Namun dengan senyum 2012 yang mengulurkan tangan dan menggandengku menapaki tubuhnya, kuharap aq bs menjadi pribadi yang lebih baik tahun ini. Memulai diri dengan bibir yang lebih cantik, bibir yang apa adanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=383&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2012/01/02/aku-dan-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku dan romeo</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/24/aku-dan-romeo/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/24/aku-dan-romeo/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Dec 2011 15:31:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku dan Gila]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[ngekngok ku]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>
		<category><![CDATA[terima kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://simplyuchie.wordpress.com/?p=380</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Romeo and Juliet&#8221; mgkn bukan cerita yang terlalu asing didengar. Dalam versi tulisan hingga versi layar lebar dengan berbagai pemeran pernah hadir mewarnai banyak bioskop ternama. Muncul dalam berbagai modifikasi kisah, serta penyesuaian jaman. Pernahkah terlintas jika kisah itu sungguh ada? Kisah dua belahan jiwa yang saling jatuh cinta dan terlarang. Bukan cinta dan perasaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=380&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;<em>Romeo and Juliet</em>&#8221; mgkn bukan cerita yang terlalu asing didengar. Dalam versi tulisan hingga versi layar lebar dengan berbagai pemeran pernah hadir mewarnai banyak bioskop ternama. Muncul dalam berbagai modifikasi kisah, serta penyesuaian jaman.</p>
<p>Pernahkah terlintas jika kisah itu sungguh ada?</p>
<p><span id="more-380"></span></p>
<p>Kisah dua belahan jiwa yang saling jatuh cinta dan terlarang. Bukan cinta dan perasaan memutuskan kebersamaan mereka, tapi justru banyak hal diluar lingkaran keduanya. Entah keluarga, masalah ekonomi, pendidikan. Terlalu banyak distorsi yang memekak kan hingga hubungan keduanya tak layak bersatu.</p>
<p>Pernahkah terbersit jika kisah itu sungguh ada? Entah di belahan dunia mana, dengan tragedi yang sama? Entah di pelosok negeri mana, dengan panggilan yang berbeda?</p>
<p>Mungkin, dengan sedikit modifikasi cerita. Kisah &#8220;onyok dan enyek&#8221; juga hanya dipersatukan, dinikahkan dan diikat dalam kematian <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://simplyuchie.files.wordpress.com/2011/12/20111224-103023-pm.jpg"><img src="http://simplyuchie.files.wordpress.com/2011/12/20111224-103023-pm.jpg?w=500" alt="20111224-103023 PM.jpg" class="alignnone size-full" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/380/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/380/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/380/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=380&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/24/aku-dan-romeo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://simplyuchie.files.wordpress.com/2011/12/20111224-103023-pm.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">20111224-103023 PM.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku dan subuh</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/24/aku-dan-subuh/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/24/aku-dan-subuh/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2011 18:45:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku dan Gila]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ngekngok ku]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>
		<category><![CDATA[terima kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://simplyuchie.wordpress.com/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[Angka digital sudah menjerit menuju stengah dua, tapi langit masih subuh dan kedua lubang hidung ini masih tersumbat. Bahkan kedua mata ini tak hentinya menetes. Sudah tak ada lagi kata terucap, hanya bibir yang bergetar menahan perih. Sudah habis semua kata, sudah berhenti semua amarah, hanya ada batin kosong yang meratapi tiap malam. Sudah, sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=376&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Angka digital sudah menjerit menuju stengah dua, tapi langit masih subuh dan kedua lubang hidung ini masih tersumbat. Bahkan kedua mata ini tak hentinya menetes. Sudah tak ada lagi kata terucap, hanya bibir yang bergetar menahan perih.</p>
<p>Sudah habis semua kata, sudah berhenti semua amarah, hanya ada batin kosong yang meratapi tiap malam. Sudah, sudah selesai semua. Bila memang kau ingin kembali pada masa lalu mu, kembali lah, berjalanlah mundur dan jangan lagi mengais masa depan di sisi ku.</p>
<p><span id="more-376"></span></p>
<p>Bila kau merasa masa lalu mu adalah yang pantas kau buka dan kau hidupi. Maka kobarkanlah apinya, dan jangan kau siksa anakku demi puaskan getirmu. Bila hanya masa lalu mu yang mampu menghidupi setiap nafasmu. Maka tinggalkanlah kata pisah.</p>
<p>Masih ada nada sambung yang tak kunjung terjawab di sudut sana. Tiga kali akhir nada sibuk. Sudah cukup. Kepedihan yang kau hadirkan, siksaan untuk batin, raga dan anakku. Hingga hembusan nafasnya yang terakhir ia bahkan tak mampu melihat aku.</p>
<p>Bila memank tak mampu kau rawat dia, seharusnya biarkan kepercayaan itu kulimpahkan bukan padamu, yang pada akhirnya justru hanya membunuhnya, menyakitinya, dan melukaiku. Kembalilah kamu pada masa lalu mu, semoga kegelapan dan dendam anakku besertamu.</p>
<p>Smoga popo baik2 d alam sana :&#8217;( mama slalu sayang popo..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/376/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=376&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/24/aku-dan-subuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perempuan yang terluka</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/08/perempuan-yang-terluka/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/08/perempuan-yang-terluka/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 06:20:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku dan Gila]]></category>
		<category><![CDATA[Sebongkah Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ngekngok ku]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>
		<category><![CDATA[terima kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://simplyuchie.wordpress.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[Seperti tehnik membalut luka, mungkin seperti itu pula kita membungkus diri dan perasaan. Tak perlu dibiarkan menganga lebar hingga seluruh mata terbelalak dengan belahan daging yang terus mengucurkan darah itu. Tak perlu juga dibebat terlalu keras hingga bagian di bawahnya justru membiru kehabisan darah. Seperti yang kita paham, balutlah dengan lembut, penuh perasaan. Tidak terlalu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=374&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti tehnik membalut luka, mungkin seperti itu pula kita membungkus diri dan perasaan. Tak perlu dibiarkan menganga lebar hingga seluruh mata terbelalak dengan belahan daging yang terus mengucurkan darah itu. Tak perlu juga dibebat terlalu keras hingga bagian di bawahnya justru membiru kehabisan darah.</p>
<p>Seperti yang kita paham, balutlah dengan lembut, penuh perasaan. Tidak terlalu kencang dan tidak terlalu longgar. Cukup. Cukup mengikat hingga belahan lukanya tidak menganga. Cukup kuat hingga darahnya tak lagi mengucur, hanya merembes. Cukup longgar hingga bagian dibawahnya tidak membiru kehabisan darah.</p>
<p>Mungkin seperti itulah luka seharusnya dibalut.. </p>
<p><span id="more-374"></span></p>
<p>Perempuan memang bukan sosok yang sempurna, terlalu banyak salah dalam hidupnya, terlalu banyak dosa di tulisnya. Memang bukan sosok sempurna yang dihadirkannya, sebab ketidaksempurnaan lah yang pada akhirnya menyatukannya dengan Cinta.</p>
<p>Cinta tak lagi diperlukan bila Perempuan adalah sosok yang sempurna. Cinta tak lagi seharusnya hadir bila Perempuan tak lagi penuh salah. Cinta tak lagi penting bila Perempuan tak lagi menulis dosa. Ketidaksempurnaan lah yang mengikat mereka dalam hubungan yang selama ini diukir.</p>
<p>Namun, saat akhirnya Cinta memutuskan untuk pergi, beranjak dari duduknya. Menanggalkan jubah kebersamaannya dengan Perempuan. Saat jerit tangis dan isak derita tak lagi mampu menahan Cinta untuk tinggal. Maka pada saat itulah hanya ada diam dan hati yang setengah berteriak bersanding dengan batin yang meronta.</p>
<p>Saat Cinta telah enggan menjadi bagian uang melengkapi nafas Perempuan, saat Cinta tak lagi ingin duduk menyelami hari bersama Perempuan. Hanya ada luka menganga yang sekali lagi tak mampu terjahit rapat. Luka menganga dengan darah mengucur deras, tampak daging daging segar di bawahny.</p>
<p>Maka demikian lah Perempuan membalut lukanya, tidak dengan urai tangis, tidak dengan jerit perih, tidak dengan erangan sakit. Cukup mata sembab itu membingkai dua bola matanya selama tujuh puluh dua jam. Cukup bulir pedih membanjiri pipinya selama empat ribu tiga ratus dua puluh menit.</p>
<p>Tak perlu lagi ad mata sembab dan banjir pedih. Hanya senyum kosong dan pandangan nanar yang mampu dibiaskan wajah putih itu. Tak lagi ada sungging sumringah, tak lagi ada sorot ceria, tak lagi ad pendar bahagia.</p>
<p>Luka menganganya terbalut rapi. Tak terlalu kencang. Tak terlalu longgar. Tak membuat pandangan menganga sekelilingnya. Tak membuat mati jaringan dibagian bawahnya. Namun, semya perih, pedih, nyeri, sesak yang hadir dari kesendirian itu ditelannya bulat bulat, dilahapnya sendiri, habis, tandas, tak bersisa, bahkan bila kadang harus membuat matanya berkaca kaca menahan kesakitan.</p>
<p>Tak perlu dunia tau sebesar apa luka yang Perempuan derita. Tak perlu sekelilingnya sadar seberapa banyak darah yang mengucur dari dalam lukanya. Tak perlu semua mata melihat seberapa luas daging segar yang menyembul liar. Cukup Perempuan yang tau seberapa miris luka yang dibawah balutan rapi itu.</p>
<p>8 desember 2011: bila bulat adalah keputusanmu, maka tak lagi ada paksaan dari bibirku. Biarkan aq merawat sendiri luka ini (˘̩̩̩⌣˘̩̩̩)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/374/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=374&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/08/perempuan-yang-terluka/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku dan onyok</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/06/aku-dan-onyok/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/06/aku-dan-onyok/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Dec 2011 16:27:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku dan Gila]]></category>
		<category><![CDATA[Sebongkah Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[ngekngok ku]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>
		<category><![CDATA[terima kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://simplyuchie.wordpress.com/?p=371</guid>
		<description><![CDATA[aku lari, bersembunyi dari malam, detik berdenyut galau, langkahnya melambat saat menuju angka 12. hari apa ini? aku bahkan tak ingat, hanya denyut detik yang membuatku tetap terjaga dan mulai menghitung mundur. aq masih berlari, berusaha bersembuyi dari malam, padahal malam sudah menaungi langit. aku takut bila aku berhenti berlari, aku akan tersadar aku sendirian. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=371&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>aku lari, bersembunyi dari malam, detik berdenyut galau, langkahnya melambat saat menuju angka 12. hari apa ini? aku bahkan tak ingat, hanya denyut detik yang membuatku tetap terjaga dan mulai menghitung mundur. aq masih berlari, berusaha bersembuyi dari malam, padahal malam sudah menaungi langit. aku takut bila aku berhenti berlari, aku akan tersadar aku sendirian. aku takut bila aku berhenti bersembunyi dari malam aku akan tersadar kamu sudah pergi. aku takut bila aku terlelap, aku bukan lagi milikmu.</p>
<p>masih malam yang sama. masih denyut detik yang sama, tapi kali ini derit lengannya telah berpindah, sedikit mendesak angka 12. mata ini belum juga redup, justru basah dan sembab. bersamaan dengan deritan lengan yang mendesak malam, memaksa subuh beringsut dari tidurnya, mata ini semakin basah, semakin sembab, tapi tak juga redup.</p>
<p><span id="more-371"></span></p>
<p>mata basah ini memandang jalang, mengeryit saat menatap handphone putih tak bertombol itu. terlalu banyak bekasmu dsana, meski kau jarang menyentuhnya. masih dengan liar mata sembab ini menelanjangi dompet itu, terlalu banyak jejakmu disana, meski hampir tak pernah kau menjamahnya. mata yang tak juga redup ini mengerjap, dan dalam sekali denyutnya ada 1460 <em>scene </em>yang berlarian kencang di kpalaku, berputar keras bagai rol film yang lepas di proyektor. kibatan cepat tiap adegan, tawa, tangis, canda, jerit, senda, marah, setiap decit emosi yang pernah dirasakan manusia, setiap derit kehidupan yang beradu dengan kerasnya nasib, semua membaur, bercampur, lumat dalam kepala berambut panjang yang sedari tadi tak berhenti terisak.</p>
<p>subuh menggeliat, mulai sadar sudah saatnya ia bangkit, malam semakin terdesak, rautnya sumringah, tugasnya mengisi langit telah usai. jemari ini tak hetinya menari diatas tuts kotak hitam, sesekali menepis perih yang mengalir melalui mata yang tak juga redup. mata basah itu kembali jalang, menelaah setiap sudut ruang ini, menjajaki setiap sudut, merasakan tapak kaki mu di setiap rongga ubin, ada disana, disetiap rongga ubin itu ada tapak mu, membekas, dalam. jemari ini semakin liar, menari selincah kancil, masih di atas tuts kotak hitam, sesekali mata jalangnya melirik, mencari garis, jejak, bekas, sisa, dan hanya ada satu hal dsini, KAMU.</p>
<p>terlalu banyak yang sudah berlalu, terlalu banyak yang sudah terlewati, 1460 <em>scene </em>atau 5.256.000 denyut yang mengiringi dua pasang langkah ini, mungkin memank sudah harus berhenti. semakin besar angka yang kuhitung, semakin banyak jerit tangis amarah diantaranya, tapi bila saat berhenti itu tiba aku tak pernah bisa berhenti menderai perih. dua pasang langkah yang beriringan menghitung denyut, melewati detik, mengiring nasib, dan akhirnya terbentur takdir.</p>
<p>saat jarak 17.000 kilometer memisahkan dua pasang langkah, saat keputusan sudah bulat, saat kata pun terucap, mungkin ini saatnya berpisah.</p>
<p>untuk semua salahku yang telah menorehkan luka di dadamu, untuk semua tingkahku yang telah menyakiti hatimu, maafkan aku.</p>
<p>untuk semua tangis yang kau hadirkan di hatiku, untuk semua perih yang kau sematkan di dadaku, aq memaafkanmu.</p>
<p>kututup malam dengan derai perih yang tak kunjung berhenti, menangisi jerit yang harus kuhadapi, bahwa esok tak lagi ada kamu, tak lagi ada onyok, tak lagi ada panggilan itu.</p>
<p>dan dengan segenggam kekuatan yang masih sanggup aku keduk, bertahan. entah kapan nafas ini tak lagi beriringan dengan bayangmu. entah kapan denyut ini tak lagi memanggil namamu. entah kapan mata ini tak lagi mencarimu. entah kapan dada ini tak lagi sesak olehmu.</p>
<p>entah kapan nyok..</p>
<p>6 desember 2011: buat onyoknya enyek, &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/371/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/371/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/371/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=371&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/12/06/aku-dan-onyok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku dan malam itu</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/11/30/aku-dan-malam-itu/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/11/30/aku-dan-malam-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Nov 2011 19:09:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sebongkah Rasa]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[cowok]]></category>
		<category><![CDATA[ngekngok ku]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>
		<category><![CDATA[terima kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://simplyuchie.wordpress.com/?p=368</guid>
		<description><![CDATA[Perempuan itu harusnya dinobatkan sebagau mahluk yang paling kuat, paling kokoh yang pernah ada. Bukan. Bukan karena tulangnya terbuat dari baja. Akh, bukan juga. Bukan karena rambutnya tersusun dari anyaman kawat. Namun, coba tengok sejenak saat ia menahan ribuan tamparan di pipinya hingga sudut bibirnya teriris gigi dan segaris luka sobek yang meneteskan cairan merah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=368&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Perempuan itu harusnya dinobatkan sebagau mahluk yang paling kuat, paling kokoh yang pernah ada. Bukan. Bukan karena tulangnya terbuat dari baja. Akh, bukan juga. Bukan karena rambutnya tersusun dari anyaman kawat.</p>
<p>Namun, coba tengok sejenak saat ia menahan ribuan tamparan di pipinya hingga sudut bibirnya teriris gigi dan segaris luka sobek yang meneteskan cairan merah itu menghiasi wajahnya. Tak terdengar jerit disana, tak juga tersedak oleh airmatanya. Hanya geming.</p>
<p><span id="more-368"></span></p>
<p>Perempuan itu harusnya terlahir dengan wajar sangar dan kasar, bukan dengan wajah polos dan halus. Sebab saat rengutan dan pukulan keras menghantam lengannya, ia terjungkal, mengukir lebam keunguan di lenganny, masih tetap tak ada jeritan disana. Hanya derasnya aliran airmata. Bahkan tak sepatah kalimat pun muncul, hanya tubuh lunglai yang diam dan mencoba berdiri.</p>
<p>Perempuan itu harusnya dihadiahi medali mahluk tahan banting. Bukan. Bukan karena ia pantas disakiti. Namun, saat sebuah pukulan dan cubitan sekuat tenaga bersarang di pahanya, ia masih bergeming. Hanya sedikit tarikan di sudut bibir yang sobek yang tampak bergerak. Meskipun airmatanya tak kunjung berhenti, tak ada seoktaf pun jeritan menggetarkan udara.</p>
<p>Setelah semua hantaman sekuat tenaga itu tampak sampai di garis <em>finish</em>. Perempuan hanya bergeser sedikit membenahi tubuhnya yang letaknya berantakan, terlalu banyak menerima ganjaran. Hey, bertahanlah Perempuan, sebab ini bukan akhir pertandingan.</p>
<p>Perempuan harusnya disisipi panggilan hati baja saat ia muncul. Bukan. Bukan karena bukan hatinya yang bersenyut telah berhenti. Lebih karena setelah semua biru lebam dan sobekan bibir itu, Perempuan masih sanggup menerima makian dan hinaan.</p>
<p>&#8220;dasar kau pelacur!&#8221;</p>
<p>Perempuan bergeming. Airmatanya kian deras, tapi tak ada isak dsana, tak juga ada jerit. Sesaat udara hening. Tak ada getaran tiba2, tak ada gerakan menghujam. Hening.</p>
<p>Bola mata Perempuan bergulir, melirik pada sosok yang sedari tadi menghujaminya dengan pukulan beringas dan tamparan kasar. Sosok yang sedari tadi menyiraminya dengan makian. Bibirnya tertarik, membentuk garis aneh pada tempatnya yang sobek, ia berusaha tersenyum.</p>
<p>&#8220;sudah kali ketiga, sudah cukup, Cinta&#8221;</p>
<p>Maka bangkit dan melenggang lah Perempuan memamerkan punggung tegak yang masih dimilikinya. Hanya saja saat ini bukan lagi hening yang menggandengnya. Kini isak dan perih mengiringi langkahnya, terdengar seguk miris yang perlahan semakin jauh. Saat dunia tak lagi ramai, saat dunia tak lagi pikuk, saat itu lah Perempuan bersimpuh dan menjerit.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/368/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=368&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/11/30/aku-dan-malam-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nyanyian Senyap (5)</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/10/02/nyanyian-senyap-5/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/10/02/nyanyian-senyap-5/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Oct 2011 17:00:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Jeritan Anak Malam]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[bosan]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[mereka]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://simplyuchie.wordpress.com/2011/10/02/nyanyian-senyap-5/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hey, dari kapan duduk dsini? Ga tidur lagi kamu?&#8221; suara berat yang datang dari balik kepalaku. Aq menggeleng. &#8220;Aq duluan yah. Ituu, aq taruh d meja yah,&#8221; aq bergeming, menoleh pun tidak. Sebuah kecupan meluncur di kepalaku, sebuah usapan lembut dan bunyi pintu yang merapat. Perih kembali menetes. Aq mengerjap, menahan tetesanny, agar hanya dada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=366&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Hey, dari kapan duduk dsini? Ga tidur lagi kamu?&#8221; suara berat yang datang dari balik kepalaku. Aq menggeleng.</p>
<p>&#8220;Aq duluan yah. Ituu, aq taruh d meja yah,&#8221; aq bergeming, menoleh pun tidak. Sebuah kecupan meluncur di kepalaku, sebuah usapan lembut dan bunyi pintu yang merapat.</p>
<p>Perih kembali menetes. Aq mengerjap, menahan tetesanny, agar hanya dada ini yang sesak dan bahkan mentari pun tak boleh tau, ia bahkan tak layak melihatnya. Sudah kali ketiga dan bahkan sudah lebih dari cukup lembaran merah biru yang menjejali dompet. Kutarik kaki yang tak lagi milikku, merampas amplop di atas meja, menjejaliny ke dalam tas.</p>
<p><span id="more-366"></span></p>
<p>Seadanya, tanpa rias, kaki ini terseret menuju mobil yang berembun. Aq kembali menjerit, begitu keras, begitu dalam, hingga putus suaraku, hingga pecah kaca2 itu, hingga tuli mereka, hingga runtuh bangunannya, dan aq berhenti. Menarik nafas dan kembali menjerit, hingga setengah kota ini hancur karena suaraku, hingga sobek gendang kuping mereka. Nafasku menderu, lelah, peluh menyeruak, lelah, dadaku meledak, lelah.</p>
<p>Kutatap sekeliling, tak ada yang berubah, tak ada kota yang hancur, tak ada gendang kuping yang sobek, tak ada kaca yang pecah, tak ada gedung yang runtuh. Semua biasa saja, semua tak mendengar jeritku, semua tak perduli.</p>
<p>Aq tersedak, oleh jeritan yang tak pernah keluar, dan hanya airmata yang runtuh, dan ruah tangis yang muncul. Keningku membiru, terantuk pipa setir, mata sembab yang kali ketiga kubawa pulang, tenggorok yang tersedak jeritan.</p>
<p>Tak ada yang berubah, aq masih bergulir sendiri, menyusuri garis putih aspal menuju tempat ku seharusnya bergeming. Hanya sunyi. Diam. Hening. Tak pernah cukup derasnya perih yang mengalir sepanjang guliran ini untuk menghapus luka yang terus dilukai.</p>
<p>Masihkah ada sedikit belas kasih Mu untukku? Atau jeritan ini yang tak pernah sampai padaMu? Bisakah ada sedikit denting untuk menjawabku? Dan menyelamatkan aku sebelum aku berhenti bernafas karena kehilangan rasa..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/366/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/366/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/366/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=366&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/10/02/nyanyian-senyap-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>aku dan ujian terakhir</title>
		<link>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/09/08/aku-dan-ujian-terakhir/</link>
		<comments>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/09/08/aku-dan-ujian-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Sep 2011 03:27:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>uchieuchie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aku dan Gila]]></category>
		<category><![CDATA[aku]]></category>
		<category><![CDATA[Bali]]></category>
		<category><![CDATA[co ass]]></category>
		<category><![CDATA[menunggu]]></category>
		<category><![CDATA[mereka]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan]]></category>
		<category><![CDATA[pikiranku]]></category>
		<category><![CDATA[ujian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://simplyuchie.wordpress.com/2011/09/08/aku-dan-ujian-terakhir/</guid>
		<description><![CDATA[Bunyi mesin yang berhenti menderu mengawali putaran bola api langit. Saat pintunya terbuka, bukan lagi kaki putih mulus dsana, sudah ada jejak matahari yang enggan pergi. Sudah ada jejak kejam aspal yang entah sejak kapan bertengger disana. Langkah setengah berlari yang disusul hentakan 12 centi itu menuju jajaran tangga kokoh yang mengantarnya menuju pintu kaca, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=364&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bunyi mesin yang berhenti menderu mengawali putaran bola api langit. Saat pintunya terbuka, bukan lagi kaki putih mulus dsana, sudah ada jejak matahari yang enggan pergi. Sudah ada jejak kejam aspal yang entah sejak kapan bertengger disana. Langkah setengah berlari yang disusul hentakan 12 centi itu menuju jajaran tangga kokoh yang mengantarnya menuju pintu kaca, yang sudah hampir tiga tahun tak lagi pernah tersentuh oleh derapnya.</p>
<p>Sambil mengatur nafas, senyumnya tersungging, &#8220;Hey!! Aq terlambaat!!&#8221;</p>
<p>Masih setengah berlari dan langkahnya berhenti di bawah pintu FARMAKOLOGI. Peluh mulai mampir, hanya sejenak nyawanya, sebelum sempat membanjiri bedak tipis di wajahny peluh sudah berakhir di lembaran putih yang keluar dari tasnya. Perlahan langkahnya kembali bergulir, memindahkan tubuhnya ke kursi di lorong itu.</p>
<p>Ia duduk, menanti dengan gelisah, tanpa kejelasan. Hari ini dipanggil Kamis oleh mereka yang menentukan arah putaran bola api langit. Hari ini ditandai dengan angka delapan oleh mereka yang menghitung denyut perputaran bola api langit. Hari ini di namai duaribu sebelas oleh mereka yang menyusuri tahun kebesaran manusia.</p>
<p>Banyaknya panggilan untuk hari ini tak juga merubah panggilanku untuknya, hari terakhirku ujian sebagai mahasiswa. Hari aq melucuti jubah besar bergelar mahasiswa yang telah kusandang bangga selama enam tahun.</p>
<p>Dan..<br />
Semoga yang terbaik saja yang terjadi hari ini (‾ʃƪ‾)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/simplyuchie.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/simplyuchie.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/simplyuchie.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/simplyuchie.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/simplyuchie.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/simplyuchie.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/simplyuchie.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/simplyuchie.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/simplyuchie.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/simplyuchie.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/simplyuchie.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/simplyuchie.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/simplyuchie.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/simplyuchie.wordpress.com/364/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=simplyuchie.wordpress.com&amp;blog=6633610&amp;post=364&amp;subd=simplyuchie&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://simplyuchie.wordpress.com/2011/09/08/aku-dan-ujian-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e8fbaf04da8b4b118bc29fdf01b0ed6c?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">uchie66</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
